Keunggulan Lutron MO-2001 Milli Ohm Meter
Lutron MO-2001 adalah alat ukur resistansi yang dirancang untuk pengukuran nilai resistansi yang sangat rendah (mili Ohm) dengan akurasi tinggi dan keandalan. Keunggulan utamanya meliputi:
- Pengukuran 4 Terminal: Menggunakan 4 terminal input, yang merupakan fitur penting untuk pengukuran resistansi rendah yang akurat karena dapat mengeliminasi pengaruh resistansi kabel uji (disebut juga metode 4-wire sensing atau Kelvin sensing).
- Rentang Pengukuran Luas: Menawarkan 5 rentang pengukuran, mulai dari $0.1 \text{ m}\Omega$ hingga $2000 \ \Omega$, memberikan fleksibilitas untuk berbagai kebutuhan pengukuran.
- Resolusi Tinggi: Mampu mengukur hingga resolusi $0.1 \text{ m}\Omega$ pada rentang terendah.
- Tampilan Jelas: Dilengkapi layar LCD ukuran besar ($18 \text{ mm}$) yang memudahkan pembacaan hasil pengukuran.
- Desain Kokoh & Portabel: Memiliki casing plastik yang tahan lama dan dilengkapi penutup pelindung depan, membuatnya kokoh dan mudah dibawa.
- Indikasi Over Input: Terdapat indikasi visual (“1”) jika nilai yang diukur melebihi batas rentang yang dipilih, membantu mencegah kerusakan meteran.
Fungsi Utama Lutron MO-2001
Fungsi utama dari Lutron MO-2001 adalah untuk mengukur resistansi sangat rendah secara presisi. Beberapa aplikasi spesifik di mana alat ini ideal digunakan antara lain:
- Pengukuran Kumparan: Mengukur resistansi kumparan motor atau transformator untuk mengecek integritas belitan.
- Pengujian PCB: Mengukur resistansi pada layout Printed Circuit Board (PCB), terutama untuk trace tembaga yang tebal.
- Inspeksi Konduktor: Menguji konduktor pelindung (grounding) atau penangkal petir untuk memastikan kontinuitas dan resistansi kontak yang rendah.
- Pengujian Titik Sambungan: Memverifikasi resistansi pada titik las atau sambungan konduktif lainnya.
Cara Penggunaan Dasar
Cara penggunaan Lutron MO-2001 umumnya melibatkan beberapa langkah penting berikut:
1. Persiapan Awal
- Cek Daya: Pastikan catu daya AC (listrik) sesuai dengan tegangan yang dibutuhkan meteran (biasanya $110 \text{ V}$ atau $220 \text{ V}$, cek label di bagian belakang alat).
- Koneksi Kabel: Hubungkan kabel uji 4 kawat yang disediakan ke terminal input meteran (biasanya ditandai $\text{Hi, Lo, } R_x1, R_x2$).
- Nyalakan: Nyalakan meteran menggunakan tombol Power On/Off.
2. Pemilihan Rentang
- Putar saklar pemilih rentang (Range Rotary Switch) ke rentang pengukuran yang sesuai dengan perkiraan nilai resistansi yang akan diukur (misalnya, rentang $200 \text{ m}\Omega$ untuk resistansi sangat kecil, atau $2000 \ \Omega$ untuk resistansi yang sedikit lebih besar).
3. Prosedur Penyesuaian Nol (Zero Adjustment)
- Penting: Prosedur ini diperlukan untuk rentang resistansi rendah ($200 \text{ m}\Omega, 2000 \text{ m}\Omega, 20 \ \Omega$).
- Hubungkan Pendek: Hubungkan singkat (short) kedua ujung kabel uji yang akan digunakan untuk mengukur (terminal $R_x1$ dan $R_x2$ atau terminal $\text{Hi}$ dan $\text{Lo}$ tergantung konfigurasi, biasanya dengan menjepitkan kedua klip probe).
- Atur Nol: Putar kenop Zero Adjust (Zero Adjust Knob) hingga pembacaan pada layar menunjukkan nilai nol (atau sedekat mungkin dengan nol). Ini mengkompensasi resistansi bawaan dari kabel uji.
4. Pengukuran
- Hubungkan ke Objek: Lepaskan klip probe dari koneksi singkat.
- Pasang Probe: Pasang probe pada titik pengukuran objek yang resistansinya ingin diketahui. Pastikan koneksi probe kokoh untuk hasil terbaik.
- Baca Hasil: Baca nilai resistansi yang ditampilkan pada layar LCD. Jika tampilan menunjukkan angka “1”, berarti terjadi kelebihan beban (over input), dan Anda perlu memilih rentang pengukuran yang lebih tinggi.
5. Pemadaman
- Setelah selesai, putar saklar rentang kembali ke posisi “OFF” dan cabut kabel daya jika tidak digunakan dalam waktu lama.






Ulasan
Belum ada ulasan.