Deskripsi produk HI3815 CTK Chloride (Chemical Test Kit) adalah kit tes kimia yang dirancang untuk mengukur konsentrasi klorida dalam air dan air limbah menggunakan metode titrasi Merkuri Nitrat. Kit ini menyediakan semua reagen dan peralatan yang diperlukan untuk melakukan analisis klorida secara manual, cepat, dan portabel.
Keunggulan Produk (Advantages)
- Pengaturan Lengkap: Kit dilengkapi dengan semua bahan yang dibutuhkan (reagen, wadah sampel terkalibrasi, indikator, dan jarum suntik terkalibrasi) untuk memulai pengujian segera.
- Reagen Siap Pakai: Reagen sudah disiapkan sebelumnya, yang membuat penggunaannya mudah dan cepat.
- Ketertelusuran (Traceability): Semua reagen ditandai dengan tanggal kedaluwarsa dan nomor lot untuk memastikan kualitas dan ketertelusuran.
- Resolusi Tinggi: Mampu memberikan hasil dengan resolusi yang baik untuk kedua rentang pengukuran:
- $1 \text{ mg/L}$ untuk rentang $0 \text{ hingga } 100 \text{ mg/L}$ ($ppm$) $\text{Cl}^-$.
- $10 \text{ mg/L}$ untuk rentang $0 \text{ hingga } 1000 \text{ mg/L}$ ($ppm$) $\text{Cl}^-$.
- Portabel: Desain kit yang ringkas dan mudah dibawa.
- Banyak Pengujian: Satu kit berisi reagen yang cukup untuk melakukan sekitar 110 kali pengujian.
Fungsi Produk (Functions)
Fungsi utama dari HI3815 CTK Chloride adalah untuk menentukan konsentrasi ion klorida ($\text{Cl}^-$) dalam sampel air.
- Pengujian Kualitas Air: Mengukur kadar klorida dalam air minum, air permukaan, atau air limbah.
- Pemantauan Sistem Boiler: Sangat penting untuk memantau konsentrasi klorida dalam sistem boiler untuk mencegah korosi pada bagian logam.
- Pencegahan Kerusakan: Kadar klorida yang tinggi dapat menyebabkan korosi pada baja tahan karat (stainless steel) dan beracun bagi tanaman. Pengujian membantu dalam mengidentifikasi dan mengelola tingkat ini.
- Regulasi Rasa Air: Meskipun klorida konsentrasi tinggi umumnya tidak beracun bagi manusia, regulasinya sering kali berkaitan dengan masalah rasa pada air minum.
Cara Penggunaan (Usage/Basic Procedure)
Metode yang digunakan adalah titrasi Merkuri Nitrat dengan indikator $\text{Difenilkarbazon}$. Langkah-langkah umum (dapat bervariasi, selalu ikuti manual produk):
- Persiapan Sampel: Ambil sejumlah volume sampel air yang terkalibrasi (misalnya $50 \text{ mL}$ untuk rentang rendah atau $5 \text{ mL}$ untuk rentang tinggi) ke dalam wadah plastik yang tersedia.
- Penyesuaian pH: Tambahkan larutan Asam Nitrat (reagen pengatur $\text{pH}$) ke sampel untuk menurunkan $\text{pH}$ hingga sekitar $\text{pH } 3$. Sampel akan berubah menjadi kuning.
- Penambahan Indikator: Tambahkan beberapa tetes Indikator Difenilkarbazon.
- Titrasi: Tambahkan larutan Merkuri Nitrat (reagen titran) setetes demi setetes menggunakan jarum suntik terkalibrasi, sambil mengaduk sampel dengan hati-hati.
- Titik Akhir (End Point): Teruskan titrasi hingga warna larutan berubah dari kuning menjadi ungu/merah-violet yang stabil. Perubahan warna ini menandakan titik akhir titrasi, di mana semua ion klorida telah bereaksi dengan ion merkuri, dan kelebihan ion merkuri kemudian membentuk kompleks berwarna ungu dengan indikator.
- Pembacaan Hasil: Catat volume $(\text{mL})$ larutan Merkuri Nitrat yang digunakan dari skala jarum suntik.
- Perhitungan: Hitung konsentrasi klorida dalam $\text{mg/L}$ ($ppm$) dengan mengalikan volume titran yang digunakan dengan faktor yang sesuai (misalnya, untuk rentang rendah, kalikan $\text{mL}$ titran dengan $100$).






Ulasan
Belum ada ulasan.