,

Mesh Guard S LEL IR sensor

MeshGuard Stainless Steel adalah solusi pemantauan gas nirkabel yang dapat terhubung ke jaringan yang dirancang untuk penerapan cepat di area yang memerlukan solusi berbiaya rendah/ROI tinggi.

Catalytic 0-100%LEL with internal Battery, Wireless, ATEX

Jaringan nirkabel yang membentuk sendiri; unit online secara otomatis.
Tahan cuaca dengan rating IP-65, dan pelindung percikan dilengkapi untuk perlindungan sensor.

Frekuensi RF: Pita ISM 2,4 GHz, sesuai standar IEEE 802.15.4.
Rentang Operasi: 300 meter / 985 kaki (garis pandang).
Power supply: Baterai Lithium sekali pakai, +3.6V (baterai eksternal yang dapat diisi ulang opsional untuk waktu pengoperasian yang lama).
Peringkat IP IP-65.
Suhu Pengoperasian: -40° C hingga +50° C (-40° F hingga 122° F) untuk sensor LEL

Hubungi Kami :

 WhatsApp0823 0823 6085 

📧 Emailindonesiateknikcentrum@gmail.com

Mesh Guard S LEL IR Sensor adalah bagian dari sistem deteksi gas nirkabel yang kokoh dan mudah dipasang, dirancang untuk memonitor batas ledakan bawah (LELLower Explosive Limit) dari gas-gas yang mudah terbakar, menggunakan teknologi sensor Infrared (IR). Perangkat ini ideal untuk lingkungan berbahaya dan aplikasi pemantauan jarak jauh di mana pemasangan kabel permanen tidak praktis atau terlalu mahal.

 

Keunggulan Utama

 

  • Jaringan Nirkabel Otomatis (Self-Forming Mesh Network): Unit detektor secara otomatis terhubung satu sama lain dan ke pengontrol utama (controller), membentuk jaringan nirkabel yang mandiri dan cepat pulih (self-healing). Jika satu jalur komunikasi terputus, data akan dialihkan melalui jalur terbaik lainnya.
  • Sensor Inframerah (IR) LEL: Sensor IR unggul dalam mendeteksi gas mudah terbakar dan memiliki kekebalan terhadap keracunan sensor (sensor poisoning) yang sering terjadi pada sensor manik-manik katalitik konvensional. Ini berarti akurasi dan masa pakai sensor lebih lama, terutama di lingkungan yang mengandung racun katalis.
  • Penyebaran Cepat dan Mudah (Rapid Deployment): Desain portabel dan opsi pemasangan magnetis memungkinkan penempatan dan pelepasan yang sangat cepat di lokasi kerja sementara atau berisiko tinggi.
  • Tahan Lama dan Aman (Rugged and Intrinsically Safe): Perangkat ini bersertifikat Intrinsically Safe (aman secara intrinsik) untuk lingkungan berbahaya (misalnya, Class I, Division 1), dan memiliki peringkat tahan cuaca IP-65, menjadikannya ideal untuk penggunaan di luar ruangan.
  • Pengoperasian Jangka Panjang dengan Baterai: Sensor LEL IR dapat beroperasi hingga 2 bulan dengan baterai internal atau hingga 1 tahun dengan baterai eksternal opsional (PowerPak), meminimalkan kebutuhan penggantian baterai atau pengisian daya.
  • Alarm Terintegrasi: Memiliki alarm visual (LED merah super terang) dan alarm suara (90dB) langsung pada unit untuk peringatan cepat di lokasi.

 

Fungsi Produk

 

Fungsi utama dari Mesh Guard S LEL IR Sensor adalah:

  1. Deteksi Gas Mudah Terbakar: Secara presisi mengukur konsentrasi gas mudah terbakar (misalnya, Metana, Propana, dll.) dalam rentang 0 hingga 100% LEL.
  2. Peringatan Dini: Menyediakan pembacaan terus-menerus dan real-time dari konsentrasi gas di lokasi, memungkinkan personel keselamatan untuk mengambil tindakan cepat sebelum gas mencapai tingkat berbahaya (LEL).
  3. Transmisi Data Nirkabel: Mengirimkan data sensor dan status alarm secara nirkabel ke pengontrol pusat (seperti RAE Systems Controller) untuk pemantauan, analisis data, dan pengambilan keputusan di pusat komando.

 

Cara Penggunaan (Garis Besar)

 

Penggunaan Mesh Guard LEL IR Sensor terintegrasi dalam Sistem Deteksi Gas MeshGuard secara keseluruhan. Berikut adalah langkah-langkah garis besarnya:

  1. Penyebaran (Deployment):
    • Pasang detektor di area yang membutuhkan pemantauan gas, seperti sekitar kilang minyak, lokasi pengeboran, atau selama plant maintenance turnarounds.
    • Pemasangan dapat dilakukan dengan cepat menggunakan opsi pemasangan magnetis atau stainless-steel bracket untuk instalasi tetap.
    • Pastikan detektor diposisikan di lokasi yang tepat sesuai pedoman keselamatan (biasanya di ketinggian yang relevan dengan densitas gas yang dimonitor).
  2. Aktivasi Jaringan:
    • Nyalakan detektor. Unit akan secara otomatis mencari dan terhubung ke pengontrol pusat dan detektor MeshGuard lain di sekitarnya untuk membentuk jaringan nirkabel (self-forming network).
    • Pengontrol pusat akan menerima dan menampilkan semua data sensor real-time dari setiap unit.
  3. Pemantauan Operasi:
    • Detektor mulai memonitor konsentrasi gas mudah terbakar (% LEL).
    • Konsentrasi gas ditampilkan pada layar LCD di unit detektor.
    • Jika konsentrasi gas melebihi batas yang ditentukan (tingkat alarm), detektor akan mengaktifkan alarm visual dan suara di lokasi.
    • Data alarm dan konsentrasi gas juga akan dikirim secara real-time ke pengontrol pusat, yang juga akan memicu alarm di sana.
  4. Kalibrasi dan Pemeliharaan:
    • Lakukan bump test (uji fungsional singkat) secara berkala untuk memastikan sensor merespons gas.
    • Lakukan kalibrasi dua titik (titik nol dan rentang) setidaknya setiap enam bulan atau sesuai dengan kebutuhan peraturan dan penggunaan.
    • Ganti baterai atau filter sensor sesuai jadwal pemeliharaan.

Catatan Penting: Detail cara menyalakan/mematikan, melakukan kalibrasi, atau memprogram mode operasi (menggunakan tombol Y/+, MODE, dan N/-) harus selalu mengacu pada Panduan Pengguna resmi dari produsen (Honeywell/RAE Systems) untuk prosedur yang tepat dan aman. Perangkat ini harus dioperasikan dan diservis hanya oleh personel yang berkualifikasi.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Mesh Guard S LEL IR sensor”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *